don't talk to me

Rabu, 03 Agustus 2011

Karakter Pria / Wanita Dilihat dari Tanggal Lahirnya

Menurut primbon Jawa, karakter atau watak perempuan bisa diduga dari tanggal lahirnya.

Tanggal 1.
Berwatak keras, kemauannya sulit dibelokkan. Umumnya
sangat setia kepada pasangannya, selalu menepati janji
dan mencintai suaminya sepenuh hati sampai mati. Sisi
negatifnya adalah mudah putus asa, gampang menyerah,
dan sulit melupakan kegagalan yang dialaminya.

Tanggal 2.
Pandai bergaul dan tidak membosankan sehingga
perempuan ini selalu mempunyai banyak teman.
Jika ia menikah biasanya mempunyai banyak anak.

Tanggal 3.
Berkemauan keras, suka marah tapi cuma sebentar dan
tidak pendendam. Ia tidak akan membalas
walaupun disakiti orang lain karena sifatnya yang
pemaaf. Selain itu ia tipe perempuan yang setia.

Tanggal 4.
Pendiam tapi banyak akal. Otaknya berisi dan daya
ingatnya tinggi, sehingga kebanyakan perempuan
yang lahir tanggal 4 mencapai prestasi akamedis yang tinggi.

Tanggal 5.
Umumnya banyak bicara dan suka gosip. Mudah marah dan
biasanya kalau marah tangannya ikut 'bicara'. Jika menikah
perempuan ini akan membuat keluarganya kaya dan
ia sama sekali tidak kikir, suka mendermakan hartanya.

Tanggal 6.
Wataknya pelupa dan ceroboh, karena itu tidak heran
jika sering mendapat marah atau teguran. Akan tetapi
ia perempuan yang rajin dan tekun serta tidak pernah mengeluh.

Tanggal 7.
Pendiam dan hanya bicara seperlunya. Ia juga tipe
setia walapun pasangannya tidak terlalu memperhatikannya.
Sisi negatifnya adalah pemalas.

Tanggal 8.
Selalu berpikir panjang sebelum memutuskan atau
melakukan sesuatu. Sangat
taat terhadap ajaran agama yang dianutnya. Setia
kepada suami tapi tidak sayang kepada mertua.

Tanggal 9.
Berhati keras sehingga sulit dinasehati dan selalu
menuruti kemauannya sendiri.
Ia juga mudah marah, mudah tersinggung, tapi mudah
pula melupakannya.

Tanggal 10.
Berwawasan luas dan selalu mempertimbangkan baik buruk
dalam melakukan sesuatu. Ia tidak suka membicarakan
kejelekan orang lain. Mempunyai sifat
pelupa, walaupun masih muda usia.

Tanggal 11.
Menjunjung tinggi sopan santun dan selalu menghormati
orang yang lebih tua.
Penuh pertimbangan dalam melakukan sesuatu dan tidak
menyukai pertengkaran. Perempuan ini tidak mudah
tersinggung; jika ada orang yang mengkritiknya, ia
malah sangat berterimakasih.

Tanggal 12.
Pendiam tapi mudah marah. Menyukai berbicara tentang
kebaikan dan kebajikan, akan tetapi cara bicaranya
sering menggunakan kata-kata yang tajam sehingga
banyak orang menjadi tersinggung.

Tanggal 13.
Pembohong dan suka berdusta. Juga keras kepala, karena
itu sukar untuk dinasehati. Tetapi ia perempuan
yang rajin bekerja dan hemat. Sayangnya ia juga pelit.

Tanggal 14.
Pandai bicara yang menarik perhatian orang sehingga
banyak teman. Hatinya sendiri juga baik, tidak
sombong, tidak suka berprasangka dan selalu berbicara
dan berpikir hal yang baik-baik saja.

Tanggal 15.
Pandai memecahkan persoalan dengan pikirannya yang
berwawasan luas. Ia juga ulet dan tidak mudah putus
asa. Jika disakiti, perempuan ini lebih suka
memaafkannya daripada balas dendam.

Tanggal 16.
Supel dan ramah sehingga banyak teman. Dalam bergaul
suka sekali membicarakan orang lain. Selain itu ia
mudah lupa dan suka bermalas-malasan.

Tanggal 17.
Sifatnya yang sabar, cinta damai, dan suka memaafkan
kesalahan orang lain membuatnya disayang keluarga
dan teman-temannya. Perempuan ini juga penuh
pertimbangan sebelum melakukan sesuatu agar tidak
menyesal di kemudian hari.

Tanggal 18.
Bergaya hidup mewah. Suka akan barang-barang bermerek
dan mahal. Sangat rajin bekerja dan ulet, sayang suka berbohong.

Tanggal 19.
Perempuan ini selalu berusaha keras untuk mendapatkan
apa yang diinginkannya.
Tapi jika akhirnya tidak tercapai, ia bisa menerimanya
dengan pasrah. Ia juga mudah tersinggung.

Tanggal 20.
Kurangnya kepercayaan diri membuatnya mudah dihasut
sehingga sering melakukan sesuatu yang di luar
kesadarannya. Ia juga mudah putus asa dan
pelupa.

Tanggal 21.
Pandai menilai karakter orang lain, tapi kemudian
menggunakannya sebagai bahan gosip untuk menarik
perhatian teman-temannya. Perempuan ini mempunyai
pendirian yang kuat sehingga tidak mudah dipengaruhi.

Tanggal 22.
Suka membaca dan bertanya membuatnya kaya akan
pengetahuan. Cenderung pendiam dan secara
diam-diam menilai karakter orang-orang di sekitarnya.
Ia hanya mau bicara tentang hal yang benar-benar
diketahuinya atau dipahaminya.

Tanggal 23.
Suka bercanda sehingga orang lain sering bingung kapan
ia serius dan kapan tidak. Walaupun begitu ia juga
mudah marah kalau tersinggung walaupun jarang. Ia juga
tipe perempuan yang setia.

Tanggal 24.
Pandai mengatur keuangan dan suka memberi nasehat
kepada teman atau anggota keluarga yang berbuat
kesalahan. Ia rajin bekerja dan tidak suka gosip.

Tanggal 25.
Berpikir positip, logis dan berpandangan luas.
Perempuan ini menyukai hal-hal yang praktis dan tidak
suka hal-hal yang berbau takhayul. Ia suka membantu
orang yang membutuhkannya.
Sifat negatifnya sulit memaafkan kesalahan orang lain
dan juga dirinya sendiri.

Tanggal 26.
Perempuan ini pekerja yang giat. Ia tidak bisa diam,
apa yang biasa dikerjakan, ia kerjakan dengan
semangat.
Sayangnya ia agak ceroboh dan seringkali gegabah dalam
mengambil keputusan.

Tanggal 27.
Pandai membedakan baik dan buruk, sehingga ia menjadi
jarang membuat keputusan yang salah. Ia menjadi
tempat mencari nasehat bagi teman-teman dan
kerabatnya. Ia juga pandai menilai sifat orang lain

Tanggal 28.
Sangat berbakat dalam memanfaatkan uang untuk
berbisnis. Kepandaiannya berbicara mendukung bakatnya
tersebut. Namun ia kurang tabah dalam
menghadapi cobaan.

Tanggal 29.
Agak pembosan dan kurang setia terhadap suaminya. Tapi
selalu disayang oleh anak-anaknya dan berhasil
mendidik mereka. Perempuan ini selalu tegar menghadapi
cobaan dan pandai
menyelesaikan masalah.

Tanggal 30.
Banyak rejekinya walaupun bukan pekerja keras. Suka
membagi-bagikan rejekinya kepada orang yang
membutuhkannya. Tapi ia tidak suka dibohongi.

Tanggal 31.
Mempunyai bakat seni yang luar biasa dan umumnya
menjadi orang terkenal setelah mengembangkan
bakatnya tersebut. Mudah bosan dan selalu mencari
sesuatu yang lain dari yanglain. Agak pemilih dalam
berteman, tapi begitu berteman biasanya awet sampai tua.

Sia-Sia Puasa Kita!! Sebuah Renungan Ramadhan Bagi Muslim

Ketika ramadhan bersua, maka boleh jadi semua muslim di dunia menyambutnya dengan gembira. Karena bulan ini bukan saja bulan di mana segala amal ibadah menjadi dilipat gandakan balasannya (baca: pahala), meskipun bagi saya yang terpenting bukan pahalanya, tapi bulan di mana setiap muslim tak peduli status sosialnya harus sama-sama menjalankan dengan khusyuk dan menahan diri dari segala perbuatan-perbuatan tercela, karena seperti kata ustadz-ustadz yang pernah saya dengar ceramahnya mengatakan bahwa puasa termasuk puasa ramadhan harus menjadi perisai agar yang melaksanakan boleh terlepas dan terlindungi dari segala maksud-maksud perbuatan tak terpuji, sehingga mampu mencapai predikat taqwa sebagaimana target dari perintah ibadah puasa itu sendiri.

Mereka tidak tau kapan waktu tiba bisa mengatasi rasa lapar, sementara kita yang puasa mengerti kapan tiba saat berbuka

Mereka tidak tau kapan waktu tiba bisa mengatasi rasa lapar, sementara kita yang puasa mengerti kapan tiba saat berbuka

Saking meriahnya sambutan terhadap bulan ini, maka geliatnya terasa bahkan seminggu sebelum puasa berjalan. Mulai dari stasiun TV yang beralih acara agak islami-islami dikit, masjid-masjid yang dibenahi agar tampak indah dan sedap dipandang, karena maklum pada bulan ini masjid dipastikan bakalan penuh, meskipun cuma dalam hitungan beberapa minggu saja, pedagang di pasar-pasar yang kebanjiran pembeli, pasar juadah yang bermunculan, sampai percetakan yang kebanjiran orderan spanduk dan baliho ucapan selamat berpuasa, jadwal imsakiyah dan sebagainya, apalagi di daerah yang kebetulan bakal melaksanakan pemilihan kepala daerah pasca puasa nanti.

Karena saya bukan ustadz dan ahli agama, maka dalam tulisan ini saya tidak mengomentari macam-macam tentang hikmah puasa ramadhan, apalagi tentang banyaknya keutamaan berpuasa, manfaat berpuasa dan sebagainya, tapi betul-betul sekedar menulis tentang fenomena sosial yang tampak saja jika ramadhan tiba.

Semua tampak serba religius ketika ramadhan tiba, karena memang di bulan ini selain ibadah puasa, maka selalu beriringan dengan intensitas peningkatan ibadah-ibadah yang lain pula, tentunya dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan ketaqwaan.

Coba kita renungkan makna sesungguhnya kita melakukan puasa

Coba kita renungkan makna sesungguhnya kita melakukan puasa

Maka di bulan ini dapat dipastikan angka orang yang membayar zakat cukup tinggi, orang yang berubah dermawan kemudian beramal memberi makan kaum fakir-miskin juga tinggi, acara pengajian tadarusan bersama juga naik drastis. Karena seperti kata ustadz bahwa fungsi puasa juga bukan sekedar menahan haus dan lapar, sebab dengan haus dan lapar itulah seharusnya mengingatkan kaum yang jarang merasakan haus dan lapar untuk ingat kepada kaum yang sering merasakan haus dan lapar.

Sederhananya, bulan ini juga merupakan ajang bagi manusia-manusia yang kebetulan ‘berpunya’ agar tidak ‘pelit’ harta buat berbagi dan mempunyai rasa kepedulian terhadap saudaranya yang miskin. Makanya, seringkali dalam tiap ceramah agama yang sering saya dengar, selalu terungkap hendaknya puasa boleh jadi menyadarkan orang-orang kaya agar tersentuh nuraninya, yaaah…untuk lebih giat beramal-lah, sekali-sekali belajar berzakat, bershadaqah dan berinfaq terlebih-lebih kepada kaum fakir-miskin dan anak-anak yatim yang berada di sekelilingnya.

Sebagai bulan penempaan diri yang bukan saja mengajarkan ibadah ritual tapi juga ibadah sosial, maka seharusnya di bulan ini jangan dijadikan ajang pamer kemewahan dan parade kesombongan. Kenapa saya katakan demikian, karena terkadang saking salah kaprahnya menyambut dan menjalani puasa ramadhan sampai menyambut idul fitri nanti, maka ada sebagian manusia-manusia “berada” tersebut, malah melakukan agenda pamer kemewahan dan parade kesombongan itu.

Seperti mengunjungi dengan niatan menyantuni orang fakir-miskin dan anak yatim, tapi dengan berpakaian yang bermewah-mewahan dan berlebihan, kalau perlu semua perhiasan digunakan, semua pakaian necis dipakai, trus makan sahur dan berbuka dengan mubazir, nanti menjelang idul fitri pesta belanja dan sebagainya.

Selanjutnya kegiatan-kegiatan penyantunan itu cuma sekadar mempertontonkan simbol-simbol relijiusitas agar semata-mata dibilang “dermawan” di mata manusia, yaah seperti jika membantu orang miskin dan anak yatim piatu mesti diliput televisi dan media massa, seakan-akan udah paling shaleh sendiri. Banyak fenomena seperti ini yang tampak berjubel selama ramadhan, trus pasca ramadhan, semua itu lenyap tak berbekas seperti melukis di atas air.

Inilah beda antara puasa “sebagian kaum kaya borjuis” dengan puasa kaum miskin, kalau puasa “sebagian kaum kaya borjuis,” biasanya bekas dan betahnya cuma sebulan, trus selama sebulan itu dijadikan ajang unjuk gigi pamer segala kekayaan itu. Artinya, ternyata puasa itu sudah berubah dan turun status menjadi simbol kemapanan ekonomi belaka. Haus dan laparnya tak menyisakan pembelajaran apa-apa selain haus dan lapar selama sebulan itu.
Kemudian kalau kaum miskin, pada ramadhan ini, terkadang belum tentu juga dapat berpuasa full, karena biasanya mereka harus membanting tenaga jauh lebih keras dan mungkin menganggap dari ramadhan ke ramadhan adalah sesuatu yang biasa saja dan sudah sering mereka hadapi, karena yaa…haus dan laparnya hampir sama saja tiap hari, yang beda mungkin banyaknya orang memberi sedekah, itu saja! Dan…pasca idul fitri nanti yaaa haus dan lapaaar lagi, bahkan mungkin lebih parah haus dan laparnya!

Meskipun sudah berkali-kali diungkapkan, bahwa secara makna berpuasa mestinya menyadarkan kita akan rasa haus dan lapar yang justru tiap hari dialami kalangan fakir miskin, dan sebenarnya pada bulan ini adalah ajang melatih diri untuk menjalani apa yang sama dirasakan kaum fakir-miskin yang serba kekurangan, serta untuk mengembangkan sikap empati dan simpati terhadap derita rakyat miskin. Tapi faktanya tidak demikian memang.
So…alangkah menjadi lebih menarik seandainya semua elemen masyarakat termasuk pemerintah mendiskusikan bagaimana caranya mengkampanyekan agar momentum ramadhan dapat menjadi starting upaya memberdayakan kaum fakir-miskin yang termarjinalkan.
Karena kaum fakir-miskin hadir bukan semata-mata karena takdir, tapi karena ternyata kekuasaan, kebijakan dan kekuasaan modal yang justru semakin memiskinkan, melanggengkan kemiskinan, tidak memberikan akses yang membebaskan dan tidak memihak kepada kaum miskin.

Untuk menghayati penderitaan mereka itulah kita puasa.

Bagaimana kerontangnya kerongkongan tanpa disentuh air saat mendorong
gerobak sampah pemulung di panas terik. Bagaimana lemahnya tubuh disaat
tak dapat sepotong makanan pun sepanjang hari. Dan bisakah hati tidak
megeluh akan semua itu? Bisakah mulut tidak rewel dan cerewet menjalani
semua itu?
Bagaimana jika hal itu berlangsung lama?
Bagaimana jika waktu berbuka itu tidak ada? Yang biasanya sudah ditunggu
hidangan makanan indah bak buah-buahan dalam bayangan sorga? Bagaimana
jika ibadah puasa itu tanpa sahur? Yang tujuannya jelas-jelas
dipersiapkan sebagai energi cadangan untuk menjalani puasa di siang
hari? Lalu saat berbuka akhirnya juga dibayar sekian kali lipat?
Lalu kenapa saya, anda dan kita semua,
terutama para pengkotbah begitu gencarnya menyeru puasa itu wajib bagi
siapa saja? Termasuk mereka yang miskin papa?
Ya itu kan perintah Tuhan.
Perintah Tuhan?
Apakah Tuhan buta realitas?
Oh … kejam nian Tuhan jika demikian.
Jangan-jangan Tuhan mencibirkan manusia yang mengaku beriman dengan
berkacak pinggang dalam kotbah dan ceramah suci mulia. Tapi para
gelandangan tetap kelaparan dan tidur dalam tumpukan sampah. Sementara
kita kaum beriman menikmati apel, juice saat berbuka puasa. Yang kita
yakini sebagai kemenangan menahan nafsu di siang hari.
Bisakah kita merasa malu?
Malu bahwa puasa kita hanya omong kosong?
Puasa kita hanya semacam festival menunda selera pacu yang lebih ganas
menjelang waktu berbuka? Puasa manja yang tidak pernah kurang makan?
Puasa yang sudah dipersiapkan dengan makanan sahur agar tidak tumbang di
siang hari? Puasa yang kita elu-elukan secara kroyokan? Puasa yang
ibarat mobil ambulance lewat? Yang memaksa semua mobil lain minggir
karena mau lewat? Puasa yang memaksa dunia harus mengakui bahwa kita
lagi puasa sambil berteriak: “Jangan ganggu saya, saya lagi puasa.
Jangan makan dekat saya!”
Apakah artinya puasa Ramadhan bagi kaum
miskin papa yang sudah selalu puasa dalam banyak hal? Tidak seperti
kita orang beriman omong kosong yang cuma menahan haus lapar? Yang
dilakukan cuma karena takut ancaman Tuhan dan mengumbar pahala? Dan
lebih-lebih karena takut ancaman sosial karena dinilai sebagai orang
yang tidak bermoral dan tidak beriman?

Apple Kini Lebih Kaya dari Pemerintah AS

Perusahaan produk elektronik dan komputer terkemuka asal Amerika Serikat, Apple Inc., kini memiliki lebih banyak uang ketimbang pemerintah Amerika sendiri. Perusahaan besutan Steve Jobs itu punya banyak uang untuk dibelanjakan, sementara pemerintahan Presiden Barack Obama kini pusing dengan banyak utang yang harus dibayar.

Menurut stasiun berita BBC, Apple kini memiliki uang sebanyak US$76,4 miliar. Sebaliknya, menurut Kementerian Keuangan AS, Washington hanya memiliki kas sebanyak US$73.7 miliar.

Melimpahnya kekayaan Apple ini berkat lonjakan hasil penjualan saham dan, terutama, penjualan dua produk yang laris manis dalam beberapa tahun terakhir, yaitu telepon pintar iPhone dan komputer tablet iPad.

Berdasarkan laporan keuangan dalam tiga bulan terakhir, yang berakhir 25 Juni 2011, pendapatan bersih Apple 125 persen lebih besar dari perioden yang sama tahun lalu, yaitu sebesar US$7,31 miliar.

Kalangan pengamat menerka-nerka apa yang bakal dilakukan Apple dengan uang sebanyak itu. "Apple belum mau buka kartu," kata Daniel Ashdown, pengamat dari Juniper Research.

Muncul spekulasi bahwa Apple bersiap mengakuisisi sejumlah perusahaan untuk memperlebar bisnis mereka atau bisa juga memperkuat sistem hak paten teknologi. Menurut Ashdown, jaringan toko buku Barnes and Noble dan laman penyedia film Netflix diisukan jadi target untuk diakuisisi Apple.

Perusahaan itu bisa juga mendanai firma-firma yang lebih kecil untuk membuat sistem pendukung produk tercanggih mereka, semisal sistem identifikasi suara. Apple pun baru-baru ini berkongsi dengan raksasa piranti lunak komputer, Microsot Inc., untuk membeli banyak hak paten dari perusahaan teknologi asal Kanada, Nortel.

Dengan investasi US$4,5 miliar, kedua raksasa itu kini mengamankan lebih dari 6.000 hak paten.

Situasi berbeda justru dialami pemerintah AS, negara yang menjadi basis dan pangsa pasar utama Apple. AS masih susah payah keluar dari resesi dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden Barack Obama dan Kongres rupanya masih berunding secara alot mengenai upaya menaikkan batas maksimum utang pemerintah. Bila usulan pemerintah itu tidak dipenuhi Kongres hingga 2 Agustus 2011, AS bisa berisiko gagal bayar utang dan ini menurunkan citra AS di mata para kreditur.

Pemerintah berupaya menaikkan batas maksimum utang, yang kini sebesar US$14,3 triliun, demi mendukung pembiayaan rutin negara dan program-program pemerintah. Menurut statistik, Pemerintah AS menderita defisit anggaran sekitar US$200 juta setiap bulan.